Lewati ke konten utama

Backlink & SEO

Rel Nofollow: Arti, Beda dengan Sponsored dan UGC, dan Cara Memasangnya

Rel nofollow adalah atribut link yang meminta Google tidak memberi kredit peringkat. Pahami bedanya dengan sponsored dan ugc, cara memasang, dan cara mengeceknya.

Tim Redaksi LiputinTerbit 10 menit baca

Ilustrasi dua jendela halaman web yang dihubungkan rantai, dengan satu label oranye tergantung di tengah rantai

Rel nofollow adalah nilai atribut rel pada link HTML yang memberi tahu Google bahwa pemilik halaman ingin menaut ke halaman lain tanpa memberi dukungan dan tanpa meneruskan kredit peringkat. Atribut ini diperkenalkan Google pada Januari 2005 untuk melawan spam komentar, lalu berkembang menjadi cara standar menandai link iklan. Sejak 2019, nofollow punya dua saudara: sponsored dan ugc.

Bagi kamu yang memesan atau menjual artikel bersponsor, atribut ini bukan detail teknis kecil. Atribut rel menentukan apakah sebuah link berbayar patuh pada kebijakan spam Google, dan menjadi salah satu hal pertama yang perlu dicek saat artikel tayang. Kalau istilah backlink masih baru, mulai dulu dari panduan backlink adalah, lalu kembali ke sini.

Artikel ini membahas arti rel nofollow, bedanya dengan sponsored dan ugc, perubahan perlakuan Google sejak 2019, cara memasang atribut di kode HTML, dan cara mengecek atribut link di artikel yang sudah tayang.

Rel nofollow adalah apa? Pengertian dan letaknya di kode

Sebuah link di HTML ditulis dengan tag <a>. Tag ini punya atribut href yang berisi URL tujuan, dan bisa punya atribut rel yang menjelaskan hubungan halamanmu dengan halaman yang ditaut. Contoh paling sederhana:

<a href="https://contoh.com/panduan" rel="nofollow">panduan memilih media</a>

Bagian panduan memilih media adalah teks yang bisa diklik, yang di dunia SEO disebut anchor text. Kami membahasnya panjang di artikel anchor text adalah. Bagian rel="nofollow" adalah atributnya. Pembaca tidak melihat perbedaan apa pun: link nofollow tetap bisa diklik dan tetap membawa pengunjung ke halaman tujuan. Perbedaannya hanya terbaca oleh mesin pencari.

Menurut dokumentasi Google Qualify your outbound links, link biasa yang kamu harapkan diambil dan dinilai Google tanpa syarat tidak perlu atribut rel sama sekali. Istilah "dofollow" yang sering dipakai di Indonesia sebenarnya bukan nilai atribut resmi. Itu sebutan informal untuk link tanpa nofollow, sponsored, atau ugc.

Ada dua tempat nofollow bisa dipasang:

  • Di tag <a>, berlaku hanya untuk satu link itu.
  • Di meta robots halaman (<meta name="robots" content="nofollow">), berlaku untuk semua link di halaman tersebut. Google menjelaskan aturan ini di spesifikasi meta robots.

Poin kedua sering terlewat. Sebuah artikel bersponsor bisa saja memasang link tanpa atribut apa pun, tetapi halamannya memakai meta robots nofollow. Hasilnya, secara efektif semua link di halaman itu nofollow.

Beda rel nofollow, sponsored, dan ugc

Pada 10 September 2019, Google mengumumkan dua nilai baru di samping nofollow. Tujuannya supaya pemilik situs bisa menjelaskan sifat link dengan lebih tepat.

Diagram tiga nilai atribut rel untuk link keluar: sponsored, ugc, dan nofollow beserta kegunaannya
Tiga nilai rel yang dikenali Google. Untuk link berbayar, Google paling menyukai sponsored, tetapi nofollow tetap diterima.
Nilai Dipakai untuk Contoh situasi
rel="sponsored" Link yang dibuat sebagai bagian dari iklan, sponsor, atau kesepakatan berkompensasi lain Link di artikel bersponsor, advertorial, atau ulasan yang dibayar
rel="ugc" Link di dalam konten buatan pengguna Link di kolom komentar, postingan forum, profil anggota komunitas
rel="nofollow" Link yang ingin ditaut tanpa memberi dukungan, bila dua nilai lain tidak cocok Menaut ke sumber yang tidak kamu rekomendasikan, atau link berbayar di sistem lama
(tanpa atribut) Link biasa yang kamu harapkan dinilai tanpa syarat Link editorial ke sumber rujukan yang kamu percaya

Beberapa hal penting dari dokumentasi Google:

  • Nilai boleh digabung. rel="ugc sponsored" sah untuk link sponsor di dalam konten pengguna. Nilai bisa dipisah spasi atau koma.
  • Nofollow tetap boleh dipakai berdampingan. Menulis rel="nofollow ugc" berguna agar layanan lain yang belum mengenal nilai baru tetap membaca nofollow.
  • Untuk link berbayar, sponsored lebih disukai. Dalam FAQ pengumuman 2019, Google menulis bahwa untuk menghindari tindakan skema link, link iklan atau sponsor ditandai sponsored atau nofollow. Google lebih suka sponsored, tetapi keduanya diperlakukan sama untuk tujuan itu.
  • UGC boleh dilepas untuk kontributor tepercaya. Google menyebut pemilik situs yang sudah mengenal dan memercayai kontributor tertentu boleh tidak memasang ugc pada link dari kontributor itu.

Catatan

Nofollow sebagai petunjuk: apa yang berubah sejak 2019

Sebelum 2019, Google tidak menghitung link nofollow sama sekali sebagai sinyal peringkat. Pengumuman 10 September 2019 mengubah hal itu. Ketiga nilai, sponsored, ugc, dan nofollow, sejak hari itu bekerja sebagai petunjuk (hint) untuk peringkat. Untuk crawling dan pengindeksan, nofollow menjadi petunjuk mulai 1 Maret 2020.

Artinya, keputusan akhir ada di Google. Google bisa memilih memakai link nofollow untuk memahami hubungan antarhalaman, dan bisa juga mengabaikannya. Pemilik situs tidak lagi bisa menganggap nofollow sebagai perintah mutlak.

Ada tiga konsekuensi praktis:

  1. Nofollow bukan alat untuk menyembunyikan halaman. Google menegaskan di dokumentasinya bahwa halaman yang ditaut dengan nofollow masih bisa ditemukan lewat sitemap atau link dari situs lain, sehingga tetap bisa di-crawl. Untuk mencegah pengindeksan, gunakan aturan robots noindex dan izinkan halaman di-crawl.
  2. Backlink nofollow tidak otomatis bernilai nol. Karena statusnya petunjuk, link nofollow dari halaman yang relevan dan dibaca orang tetap punya peluang dipakai sebagai sinyal. Yang pasti, link itu bisa mendatangkan pengunjung.
  3. Atribut tetap wajib untuk link berbayar. Status petunjuk tidak mengubah kewajiban. Link yang dibeli untuk peringkat tanpa atribut tetap masuk kategori spam link.

Jangan salah baca poin kedua. Tidak ada dokumen Google yang menyebut seberapa besar bobot link nofollow. Kalau ada penjual yang menjanjikan "nofollow juga menaikkan ranking", itu klaim yang tidak bisa dibuktikan. Liputin sendiri tidak menjual peringkat, dan posisi di hasil pencarian tetap ditentukan Google.

Kebijakan spam Google memasukkan beberapa praktik ke dalam spam link, yaitu membuat link ke atau dari situs terutama untuk memanipulasi peringkat. Contoh yang disebut langsung dalam kebijakan tersebut antara lain:

  • membeli atau menjual link untuk tujuan peringkat, termasuk menukar uang, barang, atau jasa dengan link, dan mengirim produk agar seseorang menulis ulasan berisi link;
  • tukar link berlebihan ("tautkan situsku, nanti kutautkan situsmu");
  • iklan teks atau link teks yang tidak memblokir kredit peringkat;
  • advertorial atau native advertising berbayar yang link-nya meneruskan kredit peringkat, serta link dengan anchor yang dioptimalkan di artikel, postingan tamu, atau rilis pers yang disebar ke situs lain.

Dari daftar itu, aturannya bisa diringkas dalam tabel berikut.

Situasi Atribut yang disarankan Catatan
Artikel bersponsor atau advertorial berbayar sponsored (atau nofollow) Label iklan tetap wajib di media Indonesia
Ulasan produk yang ditukar dengan barang gratis sponsored Imbalan barang juga dihitung kompensasi
Komentar atau forum yang terbuka untuk umum ugc (bisa ditambah nofollow) Lepas untuk kontributor tepercaya
Rilis pers yang disebar ke banyak situs nofollow atau sponsored untuk link beranchor keyword Nama merek dan satu link ke situs resmi paling wajar
Link editorial yang ditulis redaksi tanpa imbalan Tanpa atribut Contoh: redaksi mengutip data dari situsmu

Untuk format media berbayar, penjelasan lebih lengkapnya ada di panduan advertorial adalah. Untuk rilis pers, baca press release adalah. Dan untuk memahami mengapa jaringan blog buatan sering berakhir dengan penalti, lihat artikel PBN adalah.

Perhatian

Cara memasang atribut rel di HTML dan CMS

Menulis atribut rel cukup dengan menambahkannya di tag <a>. Gambar berikut merangkum empat pola yang paling sering dipakai.

Contoh kode HTML link biasa, link sponsored, link ugc nofollow, dan gabungan beberapa nilai rel
Empat pola penulisan atribut rel di tag a. Nilai boleh digabung, dipisah spasi atau koma.

Di CMS, caranya bergantung pada editor:

  • Editor HTML atau mode kode. Tulis atribut langsung di tag, misalnya rel="sponsored". Cara ini paling pasti karena kamu melihat hasil akhirnya.
  • Editor visual. Banyak editor visual dan plugin SEO menyediakan kotak centang untuk nofollow atau sponsored di jendela pengaturan link. Setelah menyimpan, buka mode kode untuk memastikan atribut benar-benar tertulis.
  • Komentar dan forum. Umumnya perangkat lunak komentar sudah menambahkan nofollow atau ugc otomatis. Cek pengaturannya sekali, lalu biarkan.
  • Link di dalam gambar. Atribut dipasang di tag <a> yang membungkus gambar, bukan di tag <img>.

Ada tiga kesalahan yang sering terjadi saat memasang atribut:

  1. Salah ketik nilai. rel="no-follow" atau rel="nofolow" tidak dikenali. Tulis persis nofollow, sponsored, atau ugc.
  2. Atribut hilang saat artikel disunting ulang. Editor visual kadang membuang atribut saat link diedit. Cek lagi setelah revisi.
  3. Meta robots nofollow di seluruh halaman. Ini membuat semua link di halaman menjadi nofollow, termasuk link editorial yang seharusnya biasa. Pastikan ini memang disengaja.

Kalau kamu pemilik blog atau media yang menjual artikel bersponsor, tulis tipe atribut yang kamu pakai secara jujur saat mendaftarkan situs. Panduan lengkapnya ada di halaman jual backlink dan halaman bantuan anchor text, URL tujuan, dan double link.

Atribut yang dijanjikan belum tentu yang terpasang. Karena itu, periksa setiap link setelah URL tayang kamu terima. Langkahnya tidak butuh alat berbayar.

Diagram empat langkah memeriksa atribut rel pada link di artikel yang sudah tayang
Cara cepat memastikan atribut link di URL tayang sama dengan yang dijanjikan saat order.
  1. Buka URL tayang di browser. Pastikan itu halaman publik, bukan draf atau pratinjau yang hanya bisa dilihat penulis.
  2. Periksa elemen link. Klik kanan pada teks link, lalu pilih Inspect (Chrome, Edge) atau Periksa Elemen. Panel kode akan menyorot tag <a>.
  3. Baca nilai rel. Kalau tidak ada atribut rel, link itu link biasa. Kalau ada, catat nilainya: nofollow, sponsored, ugc, atau gabungan.
  4. Cocokkan dengan kesepakatan. Bandingkan dengan tipe link yang dideklarasikan saat order. Cek juga meta robots di bagian <head> halaman, karena nofollow di sana menimpa semua link.

Untuk memeriksa banyak link sekaligus, atau melihat backlink dari sudut pandang situsmu sendiri, gunakan langkah di panduan cara cek backlink. Metrik pihak ketiga seperti yang dibahas di artikel spam score membantu menyaring situs, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan atribut langsung di halaman.

Tips

Profil backlink yang wajar hampir selalu berisi campuran. Situs yang disebut di media, dibahas di forum, dan dikutip blog lain akan menerima link biasa, link sponsored, link ugc, dan link nofollow secara alami. Profil yang seratus persen berisi link biasa dengan anchor keyword justru terlihat direkayasa.

Beberapa prinsip yang bisa kamu pegang:

  • Nilai link dari pembacanya, bukan hanya atributnya. Link nofollow di artikel yang dibaca ribuan orang yang relevan bisa lebih berguna untuk bisnis daripada link biasa di blog yang sepi.
  • Utamakan relevansi topik. Link dari situs yang topiknya dekat dengan bisnismu lebih masuk akal bagi pembaca dan bagi mesin pencari.
  • Variasikan anchor. Pakai nama merek, URL, dan frasa deskriptif. Jatah anchor exact match paling kecil.
  • Pakai link gratis yang sah. Profil bisnis, direktori yang relevan, dan kutipan media adalah bagian dari profil yang sehat. Caranya ada di panduan backlink gratis.
  • Untuk media berbayar, pilih yang berlabel. Artikel bersponsor berlabel di media dengan pembaca nyata lebih aman daripada link tersembunyi. Pilihan medianya bisa dimulai dari halaman jasa backlink media nasional, sedangkan strategi mendapatkan liputan tanpa membayar ada di artikel digital PR.

Saat memilih situs di halaman beli backlink, perhatikan kolom tipe link bersama data pembaca dan kategori situs. Biaya per situs bisa kamu bandingkan di halaman harga.

Kesimpulan

Rel nofollow adalah atribut link yang meminta Google tidak memberi dukungan atau kredit peringkat pada halaman yang ditaut. Sejak 2019 nofollow punya dua saudara, sponsored untuk link berbayar dan ugc untuk konten pengguna, dan ketiganya diperlakukan Google sebagai petunjuk, bukan perintah. Link berbayar tetap harus diberi sponsored atau nofollow supaya tidak masuk kategori spam link.

Dalam praktik, yang paling penting adalah kejujuran dan pemeriksaan. Tentukan atribut yang tepat sebelum order, periksa atribut yang benar-benar terpasang di URL tayang, dan bangun profil backlink yang bercampur secara wajar. Link dengan pembaca nyata dan topik yang relevan tetap bernilai, apa pun atributnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Rel nofollow adalah nilai atribut rel pada tag a di HTML. Nilai ini memberi tahu Google bahwa pemilik halaman ingin menaut ke halaman lain tanpa memberi dukungan atau meneruskan kredit peringkat.

Sejak 10 September 2019 Google memperlakukan nofollow, sponsored, dan ugc sebagai petunjuk (hint) untuk peringkat. Untuk crawling dan pengindeksan, nofollow menjadi petunjuk mulai 1 Maret 2020. Artinya Google yang memutuskan apakah link itu dipakai, bukan pemilik halaman.

Sponsored khusus untuk link yang dibuat karena iklan, sponsor, atau kompensasi lain. Nofollow untuk link yang tidak ingin kamu dukung secara umum. Untuk link berbayar Google lebih suka sponsored, tetapi menyatakan keduanya diperlakukan sama untuk menghindari tindakan skema link.

Rel ugc dipakai untuk link di dalam konten buatan pengguna, misalnya komentar dan postingan forum. Kalau pemilik situs sudah mengenal dan memercayai kontributor tertentu, Google menyebut atribut ini boleh dilepas untuk link dari kontributor tersebut.

Tidak selalu. Link nofollow tetap bisa membawa pengunjung, dan Google menyatakan atribut ini hanya petunjuk. Nilainya bergantung pada situs yang menaut, relevansi, dan apakah pembacanya benar-benar mengklik.

Boleh. Google memberi contoh rel="ugc sponsored" dan rel="nofollow ugc". Nilai bisa dipisah spasi atau koma. Menambahkan nofollow di samping nilai baru berguna untuk layanan lain yang belum mengenal sponsored atau ugc.

Tidak. Google menyatakan halaman yang ditaut dengan nofollow masih bisa ditemukan lewat sitemap atau link lain. Untuk mencegah pengindeksan, izinkan crawling lalu pakai aturan robots noindex.

Buka halamannya di browser, klik kanan pada teks link, pilih Inspect atau Periksa, lalu lihat apakah tag a memuat atribut rel. Cek juga meta robots halaman, karena nofollow di meta robots berlaku untuk semua link di halaman itu.

Artikel terkait