Lewati ke konten utama

Backlink & SEO

Cara Cek Backlink: Alat Gratis dan Langkah Memeriksa Tiap Link

Cara cek backlink situsmu dengan Search Console dan Ahrefs Webmaster Tools, lalu memeriksa tiap link secara manual: atribut rel, noindex, label, dan URL tujuan.

Tim Redaksi LiputinTerbit 10 menit baca

Ilustrasi kaca pembesar memeriksa halaman web di tengah jaringan halaman yang saling terhubung

Cara cek backlink paling mudah adalah membuka laporan Link di Google Search Console, lalu memeriksa link yang penting satu per satu langsung di halamannya. Alat gratis memberi kamu daftar situs yang menautkan ke situsmu. Pemeriksaan manual memastikan hal yang tidak ditampilkan alat: atribut rel yang benar-benar terpasang, status indeks halaman, label iklan, dan URL tujuan.

Banyak orang berhenti di langkah pertama. Mereka melihat angka "total backlink" di sebuah alat, merasa tenang, lalu tidak pernah membuka halaman tempat link itu berada. Padahal link yang sudah dibayar bisa berubah atribut, halamannya bisa diberi noindex, atau artikelnya bisa dihapus tanpa pemberitahuan.

Panduan ini membahas tiga cara cek backlink tanpa biaya, langkah memeriksa satu link di halaman, cara membaca hasilnya, dan jadwal cek yang realistis untuk bisnis kecil. Kalau kamu masih asing dengan istilahnya, baca dulu panduan backlink adalah.

Backlink bukan aset yang sekali pasang lalu aman selamanya. Ada beberapa hal yang sering terjadi setelah sebuah link tayang:

  • Artikel dihapus atau dipindah. Media merapikan arsip, blog berganti tema, atau situs berhenti diperpanjang. Link ikut hilang.
  • Atribut berubah. Link yang semula tanpa atribut bisa diberi rel="nofollow" atau rel="sponsored" oleh redaksi belakangan.
  • Halaman diberi noindex. Beberapa situs memasang noindex pada halaman artikel bersponsor. Menurut Google, halaman dengan aturan noindex dihapus dari hasil Google Penelusuran.
  • URL tujuan salah. Salah ketik, parameter pelacak yang rusak, atau halaman tujuan yang kamu pindahkan sendiri tanpa pengalihan.

Ada juga alasan kedua: memahami profil link secara keseluruhan. Dari daftar backlink kamu bisa melihat situs mana yang paling sering menaut, halaman mana yang paling banyak dirujuk, dan anchor apa yang dominan. Informasi ini membantu merencanakan konten dan kampanye berikutnya.

Terakhir, cek backlink membantu kamu mengenali link yang tidak pernah kamu minta. Sebagian besar tidak perlu dikhawatirkan, tapi kamu sebaiknya tahu keberadaannya.

Ada tiga cara yang bisa kamu pakai tanpa membayar apa pun. Masing-masing punya kelebihan dan batas.

Diagram perbandingan tiga cara cek backlink gratis: Google Search Console, Ahrefs Webmaster Tools, dan cek manual di halaman
Tiga cara cek backlink tanpa biaya. Alat memberi daftar link, cek manual memastikan kondisi tiap link.
Cara Untuk situs siapa Yang ditampilkan Yang tidak ditampilkan
Google Search Console, laporan Link Situs yang kamu verifikasi Halaman tertaut teratas, situs tertaut teratas, teks tertaut teratas Atribut rel tiap link
Ahrefs Webmaster Tools Situs yang kamu verifikasi Profil backlink lewat Site Explorer, hingga 1.000 backlink sekali tampil Data situs yang tidak kamu verifikasi
Cek manual di halaman Satu link di satu halaman Atribut rel, noindex, label iklan, posisi link, URL tujuan Gambaran seluruh profil link

Ini sumber paling dekat dengan cara Google melihat situsmu, karena datanya dari Google sendiri. Menurut bantuan Search Console, bagian Link eksternal punya tiga tabel utama:

  • Halaman tertaut teratas: halaman di situsmu yang paling sering ditautkan dari luar. Pilih satu URL untuk melihat situs yang menautkan ke halaman itu.
  • Situs tertaut teratas: situs yang paling sering menautkan ke situsmu. Situs ditampilkan per domain root, subdomain dihilangkan, jadi www.example.com tampil sebagai example.com.
  • Teks tertaut teratas: teks link yang dipakai dalam backlink ke situsmu, hanya dari luar propertimu. Teks yang sama persis digabung tanpa membedakan huruf besar dan kecil. Link tanpa teks, misalnya link gambar, tampil sebagai "(kosong)".

Google menyarankan laporan ini dipakai untuk memastikan kamu mengenali situs yang menaut, memastikan situs penting memang menaut ke kamu, dan memastikan teks link bukan teks berisi spam. Data tabel bisa diekspor untuk dianalisis di lembar kerja.

Batas yang perlu kamu tahu: laporan ini tidak mencantumkan apakah link nofollow atau sponsored. Link juga baru tercatat setelah Google meng-crawl halaman yang memuatnya.

2. Ahrefs Webmaster Tools

Ahrefs Webmaster Tools adalah paket gratis dari Ahrefs untuk situs yang sudah kamu verifikasi. Menurut FAQ di halaman itu, kamu bisa memakainya untuk jumlah situs terverifikasi yang tidak terbatas, melihat hingga 1.000 backlink sekaligus dengan penyaringan dan pengurutan, dan mendapat 5.000 kredit crawl per proyek terverifikasi per bulan untuk audit situs.

Kelebihannya dibanding Search Console adalah kemampuan menyaring dan mengurutkan daftar backlink. Datanya berasal dari crawler Ahrefs, bukan dari Google, jadi jumlahnya bisa berbeda dengan Search Console. Itu wajar. Setiap alat punya indeks sendiri.

3. Cek manual di halaman

Alat apa pun hanya memberi daftar. Untuk link yang penting, terutama link yang kamu bayar, kamu tetap perlu membuka halamannya. Cara ini kami bahas rinci di bagian berikutnya.

Catatan

Langkah ini hanya butuh browser. Lakukan untuk setiap link berbayar di hari tayang, dan untuk link penting lain secara berkala.

Diagram potongan kode tag link dengan atribut rel sponsored dan empat langkah memeriksa satu backlink
Empat langkah memeriksa satu backlink langsung di halaman: buka Inspect, baca atribut rel, cari noindex, lalu cek URL tujuan.

Langkah 1: buka Inspect pada link. Buka halaman tempat link berada, klik kanan pada teks link, lalu pilih Periksa atau Inspect. Panel DevTools akan menyorot tag a yang sebenarnya dimuat browser. Cara ini lebih andal daripada melihat tampilan, karena atribut tidak terlihat di layar.

Langkah 2: baca atribut rel. Google menjelaskan nilainya di dokumen mengualifikasi link keluar. Tanpa atribut rel, link diperlakukan sebagai link biasa. Nilai sponsored untuk link iklan atau berbayar, ugc untuk konten buatan pengguna, dan nofollow bila nilai lain tidak berlaku. Cocokkan dengan yang dijanjikan saat kamu memesan.

Langkah 3: cari noindex. Tekan Ctrl+U untuk membuka sumber halaman, lalu cari kata noindex. Periksa juga header X-Robots-Tag di tab Network DevTools, karena aturan noindex bisa dikirim lewat header, tidak hanya lewat tag meta.

Langkah 4: cek URL tujuan. Salin alamat di atribut href, buka di tab baru, dan pastikan halaman tujuan benar, terbuka normal, dan tidak dialihkan ke tempat yang salah.

Selain empat langkah itu, perhatikan dua hal lain. Pertama, posisi link: link di dalam isi artikel lebih wajar daripada link di footer atau halaman khusus partner, yang disebut sebagai contoh spam link di kebijakan spam Google. Kedua, label iklan: di media berita Indonesia, artikel berbayar semestinya diberi label seperti advertorial atau sponsored. Penjelasannya ada di panduan advertorial.

Yang diperiksa Di mana melihatnya Hasil yang baik
Atribut rel Inspect pada link Sesuai tipe link yang dijanjikan
Noindex Ctrl+U dan header X-Robots-Tag Tidak ada noindex
URL tujuan Atribut href Halaman yang benar, terbuka normal
Anchor text Teks link Sesuai yang diminta dan terbaca wajar
Label Sekitar judul atau badan artikel Ada label untuk isi berbayar
Posisi Letak link di halaman Di dalam isi artikel

Setelah punya daftar dan hasil cek manual, langkah berikutnya adalah menafsirkannya. Beberapa pola yang sering muncul:

Banyak link dari situs yang tidak kamu kenal. Ini normal untuk hampir semua situs. Ada situs pengumpul konten, direktori otomatis, dan halaman statistik domain yang menaut ke siapa saja. Google berupaya keras agar tindakan situs pihak ketiga tidak merugikan situsmu, seperti disebut di halaman bantuan penolakan link. Link seperti ini umumnya cukup diabaikan.

Satu teks link komersial mendominasi. Kalau di tabel teks tertaut teratas satu keyword komersial muncul jauh di atas nama merekmu, besar kemungkinan situs pernah membeli link dengan anchor seragam. Pola ini kami bahas di panduan anchor text adalah. Mulai sekarang, variasikan anchor di kampanye baru.

Link berbayar berubah atribut. Kalau link yang dijanjikan tanpa atribut ternyata rel="nofollow", hubungi publisher dengan bukti tangkapan layar Inspect. Simpan juga tanggal pemeriksaannya.

Situs penaut terlihat mencurigakan. Metrik pihak ketiga seperti Spam Score bisa membantu menyaring. Moz mencantumkan skor itu di Link Explorer, dan cara membacanya ada di panduan spam score. Ingat, skor tinggi adalah alasan memeriksa lebih jauh, bukan vonis.

Perhatian

Tidak semua orang punya waktu mengaudit backlink tiap minggu. Jadwal berikut cukup untuk bisnis kecil dan agensi dengan beberapa klien.

Diagram garis waktu jadwal cek backlink dari hari tayang, minggu pertama, tiap bulan, sampai tiap kuartal
Jadwal cek backlink yang realistis untuk bisnis kecil: rinci di hari tayang, lalu makin jarang tapi rutin.
Kapan Apa yang dicek Alat
Hari tayang Atribut rel, label, noindex, anchor, URL tujuan Browser (cek manual)
Minggu pertama Halaman masih terbuka dan link masih ada Browser
Tiap bulan Situs dan teks tertaut baru, halaman tertaut teratas Search Console
Tiap kuartal Ekspor daftar backlink, tandai yang hilang, bandingkan dengan catatan pembelian Search Console, Ahrefs Webmaster Tools, lembar kerja

Kunci jadwal ini adalah catatan pembelian. Untuk setiap link berbayar, catat situs, URL artikel, anchor, URL tujuan, atribut rel yang dijanjikan, dan tanggal tayang. Tanpa catatan ini kamu tidak punya pembanding saat memeriksa ulang.

Kalau kamu membeli penempatan lewat Liputin, sebagian pekerjaan ini dilakukan sistem. Saat publisher mengirim URL tayang, atribut rel yang benar-benar terpasang dicek dan dibandingkan dengan tipe link yang dideklarasikan. Setelah order selesai, URL tayang dicek ulang berkala selama masa pemantauan, termasuk untuk kejadian seperti link hilang, halaman error, noindex, atau pengalihan ke domain lain. Rinciannya ada di halaman bantuan pemantauan link dan cara kerja. Pemeriksaan manual tetap kami sarankan untuk link yang paling penting bagimu.

Cara cek backlink juga berguna sebelum kamu membayar. Sebelum memesan artikel bersponsor, buka beberapa artikel bersponsor lama di situs yang sama dan jalankan empat langkah pemeriksaan di atas. Kamu akan langsung tahu kebiasaan situs itu: apakah memberi label, atribut apa yang dipasang, dan apakah halamannya diindeks.

Beberapa pertanyaan yang layak diajukan ke publisher sebelum order:

  • Atribut rel apa yang akan dipasang pada link?
  • Apakah artikel diberi label iklan atau sponsored?
  • Berapa lama artikel dipertahankan dan apakah pernah dihapus massal?
  • Apakah halaman artikel bersponsor bisa diindeks?

Situs yang menjawab jelas dan konsisten dengan hasil cek manualmu lebih bisa dipercaya daripada situs dengan angka metrik tinggi tapi jawaban kabur. Kalau kamu mencari alternatif selain membeli, beberapa cara mendapatkan link tanpa biaya ada di panduan backlink gratis. Kalau kamu memang butuh penempatan di media, mulai dari halaman jasa backlink media nasional atau distribusi rilis lewat jasa press release. Untuk memilih situs dengan data pembaca bersumber, buka halaman beli backlink.

Kesimpulan

Cara cek backlink yang paling praktis adalah menggabungkan alat dan mata. Pakai laporan Link di Search Console untuk melihat situs, halaman, dan teks yang menaut ke situsmu. Tambahkan Ahrefs Webmaster Tools bila butuh penyaringan yang lebih leluasa. Lalu buka halaman untuk link yang penting dan periksa atribut rel, noindex, URL tujuan, anchor, label, dan posisinya.

Lakukan pemeriksaan rinci di hari tayang, tinjau laporan tiap bulan, dan ekspor daftar backlink tiap kuartal. Dengan catatan pembelian yang rapi, kamu bisa tahu link mana yang masih bekerja, mana yang berubah, dan mana yang hilang, tanpa harus menebak dari satu angka total.

Pertanyaan yang sering diajukan

Buka laporan Link di Google Search Console. Bagian Link eksternal menampilkan halaman tertaut teratas, situs tertaut teratas, dan teks tertaut teratas. Sebagai pelengkap, Ahrefs Webmaster Tools gratis untuk situs yang sudah kamu verifikasi.

Tidak. Laporan Link menampilkan situs dan teks yang menautkan ke situsmu, tetapi tidak mencantumkan atribut rel. Untuk tahu apakah sebuah link nofollow atau sponsored, buka halamannya dan periksa tag link-nya.

Search Console dan Ahrefs Webmaster Tools hanya untuk situs yang kamu verifikasi. Untuk situs lain kamu butuh alat pihak ketiga seperti Site Explorer berbayar dari Ahrefs atau Link Explorer dari Moz. Datanya berasal dari crawler masing-masing alat, jadi hasil antaralat bisa berbeda.

Klik kanan link di halaman, pilih Periksa atau Inspect, lalu lihat tag a. Kalau tidak ada atribut rel, atau rel tidak berisi nofollow, sponsored, maupun ugc, link itu link biasa yang sering disebut dofollow.

Link baru muncul setelah Google meng-crawl halaman yang memuatnya, jadi ada jeda. Halaman yang diblokir atau jarang di-crawl bisa tidak tercatat. Pastikan dulu halaman itu bisa dibuka, tidak noindex, dan link-nya memang mengarah ke URL yang benar.

Menurut FAQ di halaman Ahrefs Webmaster Tools, kamu bisa melihat hingga 1.000 backlink sekaligus dengan fitur penyaringan dan pengurutan, untuk situs yang sudah diverifikasi.

Untuk link berbayar, cek rinci di hari tayang dan pastikan halaman masih bisa dibuka di minggu pertama. Setelah itu cukup tinjau laporan Link tiap bulan dan ekspor daftar backlink tiap kuartal untuk menandai link yang hilang.

Biasanya tidak perlu apa-apa. Google menyatakan sebagian besar situs tidak perlu memakai alat penolakan link. Alat itu disarankan hanya bila ada cukup banyak link buatan atau spam dan link itu menyebabkan atau kemungkinan menyebabkan tindakan manual.

Artikel terkait